Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

8 Aplikasi Slow Motion Terbaik di Android

8 Aplikasi Slow Motion Terbaik di Android

8 Aplikasi Slow Motion Terbaik di Android-Melihat video yang mempertontonkan adegan dengan gerak lambat (slow motion) itu sangat menyenangkan bukan? Kelihatannya keren dan mengagumkan. Namun sayangnya, tidak banyak perangkat Android yang bisa merekam video dan menampilkan gerak lambat. Hanya smartphone yang memiliki fitur dan perangkat keras (spesifikasi hardware) yang baik yang bisa melakukannya.

Di antara jajaran smartphone Android yang membawa fitur rekaman video slow motion di antaranya adalah: Nexus 6P, Nexus 5X, LG V10, Samsung Galaxy S9, Motorola Moto X Pure, OnePlus 6, dan beberapa flagship lainnya.

Lalu bagaimana dengan smartphone Android mid range atau low entry yang pada dasarnya tidak membawa fitur slow motion? Jangan khawatir. Smartphone kelas menengah sekalipun tetap bisa digunakan untuk menampilkan gerak lambat dalam sebuah video.

Karena ada beberapa aplikasi Android di Google play yang bisa diandalkan untuk merekam video dengan gerak lambat. Tapi tentu saja tidak semua aplikasi tersebut akan kita gunakan. Kita hanya akan memilih beberapa di antaranya yang paling bagus dan menarik.

8 Aplikasi slow motion Android terbaik

Slow motion video secara umum adalah video yang direkam pada frekuensi gambar yang lebih tinggi daripada biasanya, yang kemudian diputar kembali pada kecepatan normal. Bagi Anda yang tertarik dengan konsep ini dan ingin menerapkannya pada sebuah video, Anda bisa mencoba beberapa aplikasi slow motion terbaik di Android berikut ini.

1. Slow Motion Video FX
Slow Motion Video FX adalah aplikasi terbaik pertama yang bisa dimanfaatkan untuk merekam video dengan gerakan lambat pada smartphone Android yang tidak mendukung fitur slow motion secara default. Dengan aplikasi ini, Anda bisa mengedit video lama maupun baru untuk diberikan gerak lambat pada bagian tertentu.

Menariknya, aplikasi ini walaupun gratis tidak menyertakan watermark. Sehingga, hasil rendering-nya akan terlihat bersih tanpa watermark yang mengganggu.

Tapi pada dasarnya tidak ada aplikasi yang benar-benar gratis. Halnya dengan aplikasi ini. Kadang-kadang akan muncul beberapa iklan selama merekam video sebagai ganti watermark tersebut. Bagi Anda yang tidak ingin terganggu dengan iklan selama merekam video, Anda bisa membeli versi profesional.

Tidak hanya gerak lambat (slow motion), aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mempercepat video yang tadinya berjalan pada kecepatan normal. Anda bisa mempercepat gerakannya hingga 5 kali lebih cepat.

Setelah selesai mengedit video, aplikasi ini memungkinkan Anda untuk langsung berbagi video hasil editan ke media sosial ataupun disimpan di memori internal. Aplikasi ini kompatibel dengan Instagram dan WhatsApp.

2. Video Slow Reverse Player

Jika aplikasi Slow Motion Video FX bermanfaat untuk memperlambat atau mempercepat gerakan video, maka aplikasi Video Slow Reverse Player tidak hanya fokus pada pembuatan video gerak lambat maupun cepat melainkan, bisa juga digunakan untuk membuat video yang bergerak mundur.

Aplikasi ini sangat sederhana dan mudah digunakan. Jika ingin membuat video slow motion, Anda hanya perlu mengetuk ikon negatif (-) untuk mengurangi kecepatan, atau sebaliknya icon plus (+) untuk menambah kecepatan video.

3. KMPlayer (Mirror Mode, HD)

KMPlayer tentu tidak asing lagi buat Anda yang sering memutar video di PC bukan? Saat ini, aplikasi ini juga tersedia untuk perangkat Android.

Salah satu keunggulan aplikasi pemutar video yang mendukung lebih dari 30 bahasa ini adalah, bisa memutar video dengan gerak lambat yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Aplikasi ini bisa memutar video pada kecepatan 0,1 hingga 4x dari kecepatan aslinya. Selain mempercepat atau memperlambat gerakan video, KMPlayer juga bisa dimanfaatkan untuk:
  • Membuka video yang tersimpan di Google Drive
  • Menonton video dalam berbagai format
  • Menonton acara TV
  • Menonton video klip, dan lain-lain
Semua video yang bisa diputar dengan aplikasi ini dapat diperlambat atau dipercepat sesuai keinginan.

Aplikasi ini juga mendukung video resolusi tinggi (hi definition/HD), subtitle, dan berbagai keunggulan lainnya.

Walau demikian, pada awalnya Anda akan disuguhkan dengan tampilan yang mungkin agak sedikit membingungkan karena banyaknya Tools yang terpampang di dashboard. Tapi semua itu terasa sepadan dengan berbagai keunggulan dan manfaat yang akan kita dapatkan dari aplikasi ini.

4. Hudl Technique

Hudl Technique adalah aplikasi yang diciptakan untuk membantu atlet dan pelatih dalam menganalisa permainan. Aplikasi ini memungkinkan para pelatih dan atlet mengetahui secara pasti apa yang terjadi selama proses permainan berlangsung. Karena pada aplikasi ini tersedia fitur slow motion yang memungkinkan kita untuk melihat setiap perubahan gerakan pada kecepatan yang lebih lambat.

Keunggulan aplikasi ini terletak pada kemampuannya dalam menampilkan 2 video sekaligus. Dengan begitu, kita bisa langsung menganalisa gerakan yang kita lakukan ketika berolahraga atau ketika melakukan hal-hal tertentu. Itulah sebabnya mengapa aplikasi ini sangat direkomendasikan untuk para atlet.

Selain kemampuannya dalam merekam maupun mengedit video slow motion, aplikasi ini juga menyediakan fitur share yang bisa digunakan untuk membagikan video kepada teman-teman secara langsung di sosial media atau yang lainnya.

5. Coach’s Eye

Aplikasi slow motion terbaik di Android lainnya yang berguna untuk atlet dan pelatih, yang tidak jauh berbeda dengan aplikasi pada poin di atas adalah Coach’s Eye.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur side by side video yang sangat bermanfaat untuk menganalisa gerakan.

Coach’s Eye tersedia gratis, namun tentu saja sebagai gantinya kita terpaksa harus menonton beberapa iklan yang muncul secara random.

Jika Anda tidak ingin diganggu iklan, Anda hanya perlu membeli versi Pro. Jika memutuskan untuk membeli versi profesional, Anda tidak hanya akan dapat aplikasi bebas iklan melainkan, Anda juga akan menikmati:
  • Ruang penyimpanan di cloud sebesar 150 GB
  • Aplikasi bisa digunakan untuk berbagi video resolusi tinggi (HD)
  • Anda juga bisa membackup video resolusi tinggi langsung ke penyimpanan cloud
  • Ekspor video kualitas HD
  • Anda bisa menggunakan semua tools dan efek premium, serta
  • Lisensi lintas platform

6. AndroVid Pro Video Trimmer

AndroVid Pro Video Trimmer adalah aplikasi slow motion Android yang memiliki fitur lebih umum layaknya sebuah video editor. Di samping efek slow motion, aplikasi gratis ini juga menyediakan beberapa fitur menarik lainnya yang bisa dimasukkan ke dalam video slow motion seperti:
  • Efek fade in, vintage, sephia
  • Musik, dan lain-lain
7. ReAction Slow Mo Pro

Aplikasi yang satu ini sering juga disebut dengan nama “Free Slow Motion Video Maker.” Adalah aplikasi yang bisa membantu membuat video gerak lambat dari kamera smartphone Android.

Yang menarik, ketika kita mengambil video dengan efek slow motion, kualitas video maupun audio yang akan kita dapatkan sama baiknya seperti saat kita merekam video dengan kecepatan normal.

Aplikasi ini menyediakan sebuah fitur bernama Speed bump yang bermanfaat untuk mengatur kecepatan video saat proses merekam sedang berlangsung. Di samping itu, tersedia juga tombol share yang memungkinkan kita untuk membagikan video atau memposting video langsung ke YouTube, Vimeo, dan lain-lain.

8. SloPro

Aplikasi Android terbaik untuk video slow motion selanjutnya adalah SloPro yang bisa digunakan untuk merekam dan mengedit video. Hasil edit video dari aplikasi ini terlihat profesional dan menarik karena didukung berbagai macam filter dan efek.

Jika dibanding-bandingkan aplikasi lain, SloPro sangat mirip dengan Slow Motion Video FX. Akan tetapi, aplikasi yang satu ini tidak memberikan kita keleluasaan untuk me-render video tanpa watermark dalam versi gratisan. Jika ingin hasil ekspor video bebas dari watermark, maka Anda harus membeli versi Pro.

8 Aplikasi Video Editor Terbaik di Android

8 Aplikasi Video Editor Terbaik di Android

8 Aplikasi Video Editor Terbaik di Android-Dari tahun ke tahun harga smartphone semakin murah saja. Kalaupun harganya tetap sama, hampir bisa dipastikan jika smartphone yang diproduksi belakangnya akan membawa spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan smartphone terdahulu. Tidak hanya hardware, smartphone modern juga dibekali dengan kamera belakang dan depan yang semakin ciamik. Kemampuannya dalam mengambil gambar maupun video tidak perlu diragukan lagi.

Dewasa ini, semakin banyak orang menggunakan kamera hape untuk merekam berbagai momen-momen dalam hidup mereka. Ada yang hanya sekedar merekam untuk disimpan sebagai kenang-kenangan. Namun tidak sedikit juga yang memanfaatkan hasil rekaman kamera smartphone untuk hal-hal yang bersifat profesional.

Setelah merekam video, beberapa di antara kita pasti ada yang ingin mengedit video-video hasil rekaman tersebut sebelum disimpan, dipublikasikan di YouTube, dan dibagikan Instagram atau di sosial media lainnya.

Bagi sebuah perangkat, mengedit video merupakan tugas yang berat. Pada komputer saja, untuk bisa mengedit video biasanya dibutuhkan spesifikasi yang mumpuni berupa RAM yang besar serta ruang penyimpanan yang luas. Bagaimana dengan ponsel?

Smartphone tidak memiliki spesifikasi atau kekuatan untuk mereplikasi kemampuan mengedit video seperti di PC yang didukung software macam Adobe Premiere atau Final Cut Pro. Hampir bisa dipastikan bahwa kita tidak akan menemukan aplikasi yang mendekati kemampuan software PC tersebut di smartphone.

Walau demikian, ada sejumlah aplikasi video editor di Android yang bisa Anda manfaatkan untuk melakukan berbagai bentuk editing (video) dasar yang mendukung kegiatan seperti vlogging untuk diupload ke Instagram ataupun YouTube.

8 Aplikasi video editor terbaik di Android

1. FilmoraGo

FilmoraGo adalah aplikasi video editing untuk smartphone Android yang penggunanya sangat banyak karena beberapa alasan. Aplikasi ini menyediakan hampir semua fungsi yang kita butuhkan untuk mengedit video seperti:

  • Memotong video
  • Trimming atau memangkas video
  • Menambahkan tema
  • Menambahkan musik atau suara
  • Menyediakan fitur flipping
  • Transisi
  • Fitur slow motion, dan
  • Tersedia juga fitur untuk menambahkan teks, dan lain-lain
Aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk cropping video 1:1 yang cocok untuk di upload ke Instagram. Atau sebaliknya, bisa juga dimanfaatkan untuk me-render video 16:9 yang cocok untuk di upload ke YouTube.

2. Adobe Premiere Clip

Tidak hanya menyediakan software untuk PC, Adobe juga membuat aplikasi untuk perangkat Android. Untuk video editing, Adobe menyuguhkan Premiere Clip yang bisa dimanfaatkan untuk mengedit video langsung dari perangkat Android dengan cepat dan mudah.

Aplikasi ini sangat sederhana, mudah dimengerti, dan gampang digunakan. Di antara fitur terbaik yang dimiliki oleh Adobe Premiere Clip adalah, kemampuannya untuk membuat video secara otomatis dari video clip hasil rekaman maupun foto.

Aplikasi video editor Android terbaik ini dilengkapi dengan fitur untuk memotong video, memangkas atau trimming, menyediakan efek transisi, musik, filter, dan spesial efek.

3. ActionDirector Video Editor

Selain Adobe, software pengolah video lainnya yang terkenal di PC dan memiliki aplikasi di Play store adalah ActionDirector.

Aplikasi ActionDirector Video Editor memiliki kemampuan dan stabilitas yang cukup baik saat digunakan sebagai video editor di perangkat Android.

Hampir semua kemampuan dasar sebuah video editor tersedia di aplikasi ini seperti: impor klip, editing, dan rendering.

Dengan aplikasi ini Anda bisa:
  • Menambahkan musik pada video
  • Memotong video
  • Menambahkan text
  • Menambahkan efek slow motion, dan lain-lain
Ini adalah satu dari sekian aplikasi video editor terbaik di Android yang mendukung video dengan resolusi 4K.

4. KineMaster

Aplikasi video editor Android bernama KineMaster ini dianggap sebagai salah satu aplikasi yang kuat dan stabil jika dibandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya. Di antara beberapa fitur yang diusung oleh aplikasi ini adalah
  • Menyediakan fasilitas layer untuk video
  • Support gambar dan foto
  • Menyediakan berbagai efek menarik
  • Fitur filter audio
  • Transisi
  • Dan, fitur “Chroma key” yang sangat bermanfaat untuk mengedit video green screen, dan lain-lain
Bagi Anda yang ingin mencari sebuah video editor berbasis Android terbaik, yang mendekati kemampuan sebuah software di PC, rasanya aplikasi ini adalah yang paling layak.

Tapi sayang, aplikasi ini hanya tersedia dalam bentuk trial bagi Anda yang ingin mencobanya secara gratis. Jika tertarik, Anda bisa merogoh kocek sebesar $ 4,99 per bulan untuk menggunakannya secara continue.

5. VivaVideo

Salah satu kelebihan VivaVideo adalah, aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengedit video yang sudah Anda rekam sebelumnya, atau Anda bisa langsung mengambil klip (merekam video) langsung dengan menggunakan aplikasi ini.

Alur kerja aplikasi ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi FilmoraGo yang telah saya bahas pada poin pertama.

Dan seperti juga Adobe Premiere Clip, VivaVideo menyediakan antarmuka yang mudah digunakan dan dipahami. Setiap Tools diberi label yang sangat jelas sehingga orang awam sekalipun akan mudah untuk menggunakannya.

Beberapa kelebihan aplikasi VivaVideo di antaranya adalah:
  • Menyediakan filter Parkour yang bisa dimanfaatkan untuk membuat spin dramatis, efek random zoom, dan lain-lain. Yang kesemuanya itu sangat bermanfaat untuk membuat video terlihat lebih dinamis dan tidak membosankan
  • Menyediakan berbagai efek menarik
  • Tersedia juga stiker animasi yang bisa menambah nuansa fun, dan lain-lain
Di samping kelebihannya tersebut, sayangnya aplikasi ini juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:
  • Tidak menyediakan fitur untuk mengubah kontras, saturasi, maupun kecerahan video
  • Video hasil render aplikasi ini masih menyertakan watermark yang bisa Anda hilangkan dengan cara berlangganan per bulan atau per tahun
6. Movie Maker Filmmaker YouTube & Instagram

Sesuai dengan namanya, aplikasi video editor terbaik di Android ini sangat cocok digunakan untuk mengedit video yang akan di-upload ke Youtube maupun Instagram.

Seperti saat menggunakan Adobe Premiere Clip, ketika menjalankan aplikasi Movier Maker Filmmaker YouTube & Instagram Anda terlebih dahulu harus login dengan akun Facebook atau membuat akun alive baru.

Jika dibandingkan dengan aplikasi KineMaster, aplikasi yang satu ini cenderung lebih sederhana. Walau demikian, aplikasi ini sangat cocok bagi Anda yang terbiasa berbagi video langsung ke Instagram atau YouTube. Pasalnya, aplikasi ini memungkinkan kita untuk:
  • Berbagi video langsung ke sosial media
  • Kita juga bisa membuat profil tertentu dan follow akun Instagram orang lain
  • Menyediakan fitur hashtag otomatis, dan lain-lain.
7. VideoShow

Aplikasi video editor terbaik di Android selanjutnya yang layak Anda coba adalah VideoShow. Tidak diragukan lagi, ini merupakan salah satu aplikasi terbaik edit video gratis di Play Store yang antar mukanya cukup mudah dipahami dan didukung fitur yang lengkap.

Selain berbagai fungsi penting yang umum kita temukan pada sebuah aplikasi video editor, aplikasi ini juga menyediakan fitur untuk menambahkan teks, efek, musik, hingga efek suara, dan lain sebagainya yang sangat bermanfaat untuk membuat video terlihat lebih cantik. Anda juga bisa langsung dubbing suara secara live.

Aplikasi ini menyediakan kurang lebih 50 tema yang menarik dan unik, memiliki kemampuan kompresi yang cukup baik tanpa membuat video mengalami penurunan kualitas yang berarti, dan tidak membatasi ukuran/panjang (durasi) video.

8. Quik

Aplikasi editor video Android recommended lainnya yang gratis dan bagus adalah Quik. Ini adalah aplikasi editing video alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk membuat video secara otomatis.

Anda bisa menggunakannya untuk memotong video, menambahkan efek, teks, dan menambahkan musik atau suara.

Aplikasi ini bisa digunakan untuk me-render video dengan resolusi 720p hingga 1080p untuk disimpan langsung ke memori internal atau bisa juga langsung di-share ke jejaringan sosial.

Review Sistem Operasi Android Nougat

Review Sistem Operasi Android Nougat

Review Sistem Operasi Android Nougat-Android "Nougat" (7.0) yang diberi kode "Android N" (selama dikembangkan) adalah sistem operasi ke-7 dari Android. Sistem operasi ini pertama kali dirilis pada tanggal 9 Maret 2016 dalam bentuk Alpha. Versi stabilnya secara resmi dirilis ke pasaran pada tanggal 22 Agustus 2016. Adapun perangkat yang pertama kali menggunakan sistem operasi ini adalah Google Pixel dan Pixel XL.

Walaupun tidak membawa perubahan yang signifikan dan tidak sedrastis perubahan dari Android 4.x ke versi 5 (Lollipop), namun tetap saja ada banyak penyempurnaan dan perbaikan yang dilakukan oleh Google dari sistem operasi terdahulu (Marshmallow).

Bisa dibilang, perubahan-perubahan yang berjumlah tidak terlalu banyak dan signifikan tersebut adalah perubahan-perubahan yang terbilang sangat penting (major).

Untuk mengetahui lebih jauh keunggulan sistem operasi ini dibandingkan dengan pendahulunya (Marshmallow), saya akan mencoba mereview sistem operasi Android Nougat ini lebih dalam lagi.

Review Android 7 (Nougat)


Seperti yang saya ungkapkan di atas, tidak ada perubahan yang drastis pada sistem operasi ini. Terlebih jika Anda berharap terdapat perubahan yang sangat mencolok pada antar mukanya atau sebuah perbedaan signifikan antara versi Marshmallow dengan Nougat. Yang sayangnya, akan membuat Anda merasa sedikit kecewa karena sistem operasi ini dipersiapkan oleh Google untuk mengembangkan aplikasi Android di masa depan.

Jadi, apa yang akan kita temukan tidak lebih dari penambahan-penambahan tweaks di sana-sini yang bertujuan untuk membuat sistem operasi ini berjalan lebih cepat, stabil, mulus, awet baterai, dan lebih aman.

Fitur baru di Android 7.0

Sebelum kita berbicara mengenai peningkatan yang dilakukan oleh Google pada sistem operasi ini di versi 7.1.2, terlebih dahulu saya ingin mencoba membandingkan beberapa peningkatan yang terjadi pada android 7.0 dari Android 6.x.

1. Dimulai dari, masa pakai baterai yang lebih baik berkat adanya Doze Mode

Sejak versi Marshmallow, Android sebenarnya telah memperkenalkan Doze mode yang secara khusus diciptakan untuk menghemat baterai pada perangkat Android. Bagaimana cara kerjanya?

Ketika layar mati dan ponsel tidak bergerak, ponsel akan secara otomatis menghemat baterai. Maksudnya, benar-benar tidak bergerak secara fisik. Ya, Doze mode hanya akan aktif apabila layar ponsel mati dan ponsel tidak bergerak.

Jadi, apabila layar ponsel dalam keadaan mati tapi masih ada di tangan atau di kantong yang memungkinkan perangkat ini bergerak aktif atau berpindah, maka Doze mode tidak akan berjalan.

Tidak seperti di versi Marshmallow, Doze mode pada versi Nougat akan tetap aktif ketika layar mati. Sekalipun smartphone digerak-gerakkan atau dibawa ke sana kemari.

2. Pembaruan notifikasi

Tema dan tampilan notifikasi pada Android Nougat sangat berbeda dengan Marshmallow. Jendela notifikasi yang baru terkesan lebih lebar dan memenuhi hampir seluruh layar, serta hanya tersisa sedikit ruang secara vertikal di antara setiap notifikasi.

Walaupun sangat bergantung pada notifikasi dari masing-masing aplikasi, namun beberapa notifikasi seperti Hangouts dan Messenger bisa langsung dibalas langsung melalui notifikasi tanpa benar-benar harus membuka aplikasi itu sendiri.

3. Split screen

Perubahan besar yang terjadi pada sistem operasi versi 7 adalah kehadiran split-screen yang terasa sangat membantu ketika ingin bekerja lebih cepat atau ingin melihat dua aplikasi sekaligus misal, Youtube disamping Facebook, dll.

Dengan adanya fitur split screen ini, kita bisa mengaktifkan 2 aplikasi secara bersamaan. Dan kedua aplikasi tersebut bisa bekerjasama dengan baik layaknya ketika kita menampilkan dua jendela saat menggunakan PC.

4. Penambahan fungsi tombol ikhtisar (overview)

Jika sebelumnya tombol ini hanya berfungsi untuk memunculkan menu atau multitasking, saat ini tombol tersebut sudah memiliki tambahan fungsi yaitu,

Jika kita ketuk dua kali, tombol ini akan langsung menampilkan aplikasi apapun yang kita gunakan sebelumnya.

5. Tonggle bawaan yang lebih baik

Jika sebelumnya kita sering bergantung pada widget aplikasi pihak ketiga untuk mengatur berbagai hal seperti, menghidupkan dan mematikan WiFi, bluetooth, koneksi data, dan lain sebagainya.

Saat ini aplikasi pihak ketiga tidak kita perlukan lagi. Pasalnya, Google telah menyematkan tonggle bawaan yang lengkap dan biasa diatur, diaktifkan atau dinonaktifkan, dan bisa di pindah-pindah posisinya.

6. Tersedia tombol pencarian pada jendela Pengaturan/Settings

Jika pada Android sebelumnya kita terpaksa harus menelusuri satu-persatu menu yang akan diubah, pada Android versi 7 hal tersebut ini tidak perlu lagi kita lakukan. Karena, sudah tersedia form pencarian di bagian atas yang sangat membantu ketika kita ingin menemukan pengaturan tertentu.

Fitur ini sangat bermanfaat karena kita bisa mencari pengaturan yang kita inginkan tanpa perlu mengobok-obok dan melihat satu persatu pengaturan-pengaturan yang ada di jendela Settings.

Selain itu, di bagian atas juga akan tersedia pengaturan-pengaturan yang paling sering kita akses dan ubah seperti: Data saving, menonaktifkan atau mengaktifkan data seluler, Do not disturb mode, dan lain-lain.

7. Enskripsi berbasis file

Jika pada sistem operasi Android sebelumnya, perangkat hanya menggunakan enkripsi disk (full-disk encryption), di mana ponsel akan terenskripsi sebagai satu kesatuan. Saat ini, Android terenskripsi secara individual sehingga sistem keamanannya jadi lebih kuat.

8. Instalasi update yang lebih cepat

Android terbaru (7.0) bisa di-update lebih cepat karena ukuran file update-nya diubah menjadi lebih kecil agar proses pembaruan jadi lebih optimal dan memakan waktu yang lebih singkat.

9. Booting lebih awal

Perubahan skema enskripsi yang dilakukan oleh Google pada sistem operasi Android Nougat membuat sistem operasi ini bisa boot lebih cepat. Bahkan sebelum kita memasukkan PIN atau Pattern pada perangkat, beberapa fitur utama pada Android seperti alarm dan beberapa aplikasi lainnya akan berjalan lebih dahulu. Sehingga ketika kita sudah masuk ke Homescreen, ponsel sudah siap digunakan tanpa perlu menunggu lagi sampai bisa digunakan menjalankan aplikasi.

10. Fitur penghemat data

Banyak pengguna Android yang mengeluh karena merasa ponsel mereka sangat boros data. Di sistem operasi terbaru, Google mencoba memberikan solusi dengan menciptakan fitur penghemat data yang bekerja tanpa mengganggu berbagai aplikasi yang tetap berjalan di latar belakang.

Fitur ini hanya aktif ketika kita menggunakan data seluler dan tidak akan aktif ketika kita menggunakan jaringan Wi-Fi.

Update pada sistem operasi Android Nougat 7.1.x

Tidak seperti perubahan yang terkesan “sepi-sepi” saja dari Android 6.x ke 7.0. Update dari Android 7.0 ke Android 7.1.x terasa dan terlihat lebih mencolok. Yang tentu saja akan terasa lebih menghibur (terutama) bagi user yang suka dengan hal-hal baru. Di antara perubahan-perubahan tersebut adalah:

1. Google menyediakan ikon berbentuk bulat. Sehingga bagi Anda yang sering menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Nova Launcher atau yang lainnya untuk menampilkan icon bulan, kali ini Anda tidak perlu lagi menggunakan aplikasi tersebut jika ingin mengubah bentuk ikon

2. Drawer tidak lagi diakses menggunakan ikon khusus yang (biasanya) ada pada dock atau ditempatkan di layar utama. Melainkan, saat ini kita sudah bisa mengakses drawer app hanya dengan melakukan swipe dari bawah layar ke atas

3. Fitur keamanan juga mengalami peningkatan sehingga, apabila ponsel Anda hilang atau dicuri, Anda tidak perlu khawatir dan takut akan kehilangan data atau data-data rahasia Anda akan tercuri

4. Google asisten yang bisa di-install secara terpisah

5. Terdapat beberapa penambahan fungsi pada shortcut launcher, seperti: kita bisa merekam video atau mengambil foto selfie langsung tanpa membuka aplikasi kamera. Caranya adalah dengan menekan ikon kamera beberapa detik untuk mengakses beberapa shortcut

Itulah review singkat mengenai sistem operasi Android yang menjelaskan beberapa perubahan dari sistem operasi Android 6.x ke versi 7, dan dari versi 7.0 ke versi 7.x. Semoga ulasan singkat di atas bisa memberikan Anda gambaran mengenai kelebihan sistem operasi ini dibandingkan dengan sistem operasi sebelumnya. Yang, bisa Anda gunakan sebagai bahan pertimbangan jika ingin meng-upgrade smartphone.

Cara Menggunakan Aplikasi Google Chrome di Android

Cara Menggunakan Aplikasi Google Chrome di Android

Cara Menggunakan Aplikasi Google Chrome di Android- Google adalah perusahaan teknologi yang besar di dunia. Google juga termasuk ke dalam jajaran perusahaan besar dunia. Berbagai layanan dan produk telah dibuat dan dikembangkan oleh Google. Berbagai layanan tersebut antara lain Google Drive, yang berguna utnuk menyimpan berkas-berkas secara cloud atau disimpan melalui penyimpanan awan, Sehingga berkas-berkas yang Anda upload ke Google Drive menjadi lebih aman dan mudah untuk digunakan di berbagai perangkat teknologi. Layanan lain yaitu Youtube, yang berguna bagi Ana untuk menonton atau streaming video dan berbagai video secara online, dengan para pengguna perangkat teknologi di seluruh dunia. Untuk layanan atau aplikasi browser web sendiri, Google memiliki aplikasi Google Chrome. Google Chrome dapat digunakan di berbagai perangkat atau device, seperti PC, smartphone dan tablet. Anda dapat mengunduh aplikasi Google Chrome melalui situs resmi dari Google. Untuk Android, Anda dapat mengundunhnya memalui toko aplikasi Google yakni Google Play Store. Selain itu pada perangkat Android, biasanya aplikasi Google Chrome telah terpasang secar default, sehingga Anda bisa langsungutnuk menggunakannya tanpa perlu untuk mengunduhnya.

Pada tampilan antarmuka aplikasi Google Chrome di Android, menampilkan kotak utnuk pencarian. Anda bisa memasukkan kata kunci penelusuran atau mengetik URL yang Anda ingin tuju. Anda juga dapat menggunakan suara untuk menulis kata kunci penelusuran atau URL tanpa perlu mengetik lewat keyboard, sehingga menjadi lebih mudah dan cepat dalam menelusuri website. Secara default, Mesin penelusuran menggunakan Google search engine, namun Anda juga dapat mengubah pengaturan untuk mesin penelusuran. Masuk ke setelan aplikasi Google Chrome, dengan cara pilih ikon tiga titik vertical di kanan atas antarmuka aplikasi, Pilih Setelan. Setelah itu akan muncul laman untuk berbagai pengaturan apliaksi Google Chrome. Pilih Mesin Telusur pada bagian Dasar-Dasar. Terdapat tiga pilihan yaitu Google, Yahoo, dan Bing. Anda juga dapat melakukan berbagai pengaturan di Google Chrome. Anda dapat mengaktifkan ataupun menonaktifkan Formulir Isi-otomatis, juga fitur Simpan Sandi, sehingga jika Anda login atau masuk pada situs yang sebelumnya pernah Anda kunjungi atau masuki, maka telah otomatis pada pengisian username maupun kata sandi.

Di bagian pengaturan Lanjutan, terdapat berbagai pengaturan yang sedikit kompleks. Di pilihan Privasi, terdapat berbagai macam pengaturan. Diantaranya adalah Penelusuran Aman, yang dapat meilindungi Anda dan perangkat Anda dari situs yang berbahaya pada saat penjelajahan, kemudian ada fitur Penelusuran dan saran URL, yang berguna dalam pencarian otomatis untuk menunjukkan kepada Anda situs web yang popular saat Anda mengetik atau menjelajahi alamat situs. Di bagain Privasi, Anda juga dapat menghapus riwayat data penjelajahan, seperti riwayat jelajah, cookie dan data situs, file dan gambar yang disimpan dalam cache, sandi yang disimpan dan data formulir isi-otomatis.

Anda dapat mengatur ukuran teks yang ada di aplikasi Google Chrome. Anda dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Anda dapat mengatur ukuran teks pada setelan bagian lanjutan, kemudian pilih Aksesibilitas. Geser penunjuk ke kanan ataupun ke kiri untuk memeperbesar atau memperkecil ukuran teks. Di bagian setelan situs lanjutan pada pilihan Setelan Situs, Anda dapat mengatur mengenai cookie, lokasi, kamera, mikrofon, notofikasi, javascript, munculan, sinkronisasi latar belakang, layer penuh, media, google terjemahan, penyimpanan dan USB. Anda dapat mengaktifkan fitur pengehmat data pada Google Chrome melalui bagian lanjutan pada setelan aplikasi Google Chrome, Kemudian pilih Penghemat Data. Fitur Pengehemat Data aktif saat penunjuk berwarna biru. Situs web yang telah atau pernah Anda kunjungi dapat Anda kunjungi lagi dengan mudah karena terdapat semacam bookmark di bagian antarmuka aplikasi Google Chrome. Sehingga Anda dapat mengunjungi situs web tersebut dengan lebih cepat dan efisien.

Anda dapat menambah tab baru yang lain pada aplikasi Google Chrome. Terdapat juga tab untuk penyamaran, sehingga data penjelajahan Anda tidak akan disimpan pada aplikasi Google Chrome. Anda dapatmenambah bookmark di apliaksi Google Chrome dengan cara pilih ikon tiga titik vertical di kanan atas aplikasi Google Chrome. Anda dapat melihat riwayat penjelajahan Anda di aplikasi Google Chrome. Terdapat juga Unduhan, sehingga Anda dapat melihat unduhan yang Anda lakukan dengan aplikasi Google Chrome.

Itulah Cara Menggunakan Aplikasi Google Chrome di Android. Dengan adanya aplikasi Google Chrome, yang berfungsi utnutk melakukan penjelahan internet menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih efisien. Dengan ini para pengguna perangkat teknologi akan sangat terbantu dalam penggunaan perangkat teknologi terutama perangkat mobile seperti smartphone atau ponsel pintar dan tablet. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android

Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android

Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android- Android telah menjadi sistem operasi yang populer sekarang ini. Banyak orang di seluruh dunia yang menggunakannya. Bahkan bisa berfungsi sebagai alternatif penggunaan PC. Berbagai aplikasi pun tersedia di android. Salah satunya aplikasi office. Aplikasi ini dapat membuat, atau pun mengedit dokumen lewat perangkat android. Berbagai aplikasi office telah tersedia di Android. WPS Office sebagai aplikasi office bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang ingin menggunakannya.

Aplikasi WPS Office dibuat oleh Kingsoft Office Software Corporation. WPS Office menjadi aplikasi yang banyak digunakan dan populer unutk kategori aplikasi produktivitas. Anda dapat membuka berbagai dokumen di WPS Office. Pilih Buka untuk membuka berkas. Terdapat enam kategori berkas, yaitu DOC, PPT, XLS, PDF, TXT dan Lainnya. Anda juga dapat membuka berkas berdasarkan lokasi penyimpanannya, yaitu di penyimpanan internal, Kartu SD, ataupun penyimpanan awan.Setelah memilih salah satu pilihan, misalnya memilih DOC, maka secara otomatis WPS Office akan menampilkan seluruh aplikasi doc di perangkat Anda. Anda juga dapat melakukan pencarian berkas melalui aplikasi ini. Selain itu Anda dapat melihat Tab yang digunakan dengan cara pilih ikon di kanan atas.

Anda dapat membuat berkas melalui aplikasi WPS Office. Pilih ikon bertanda Plus di kanan bawah. Akan muncul enam opsi. Yaitu Pindai Baru, Lembar Bentang Baru, Presentasi Baru, Memo Baru dan Dokumen Baru. Pindai baru berguna untuk membuat bergas dari hasil foto. Sehingga Anda dapat membuat berkas Anda yang sebelumnya berbentuk fisik menjadi berbentuk elektronik. Sehingga Anda dapat membagikan berkas tersebut dengan mudah kepada pengguna lain. Lembar Bentang baru berguna unutk membuat file dengan ekstensi xls, xlsx, csv, et, dan pdf. Anda juga dapat membuat file presentasi dengan WPS Office. Selai itu Anda dapat membuat memo ataupun catatan melalui WPS Office.

Untuk membuat dokumen, pilih opsi Dokumen Baru. Di dalamnya telah tersedia berbagai fitur untuk mengelola dokumen yang Anda buat, seperti fitur Bold, Italic, Underline. Anda dapat memilih font yang digunakan. Dapat mengatur ukuran huruf yang digunakan. Anda dapat mengatur warna teks yang akan digunakan. Terdapat juga fitur Sisipkan, untuk menyisipkan gambar maupun berbagai bentuk Shapes. Terdapat fitur mode malam, sehingga Anda dapat mengetik ataupun membaca menjadi lebih nyaman. Anda juga dapat mengatur border, indentasi dan spasi, membuat hyperlink dan sebagainya.

Jika ingin menyimpan dokumen, pilih ikon save di bagian kiri atas. Anda dapat memlih lokasi penyimpanan dokumen. Setelah itu mengatur nama dokumen dan ekstensi yang akan digunakan. Untuk dokumen, terdapat ekstensi yang didukung yaitu doc, docx, txt, dan pdf. Terdapat fitur enkripsi, sehingga dokumen Anda menjadi lebih aman, dengan cara pilih enkripsikan. Anda akan diminta memasukkan kata sandi untuk dokumen yang akan dienkripsi. Anda dapat mengekspor berkas ke pdf dengan cara pilih laman Aplikasi, pilih Alat PDF, pilih Ekspor ke PDF, kemudian pilih dokumen yang akan dibuat pdf.

Di laman Saya, terdapat tiga opsi, yaitu Masuk Log WPS, Dompet Saya, dan pengaturan. Anda dapat masuk ke WPS melaui akun WPS atau lewat akun Google dan Facebook. Di bagian Pengaturan, terdapat opsi Hapus Semua Riwayat, Kode Akses, dan Tentang. Anda dapat menghapus semua riwayat penggunaan aplikasi WPS dengan cara pilih Hapus Semua Riwayat. Kode Akses berfungsi untuk membuat kata sandi agar bisa masuk ke aplikasi WPS Office. Opsi Tentang berisi rincian aplikasi WPS Office, termasuk jika Anda ingin memperbarui aplikasi.

Itulah Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android. Dengan adanya WPS Office, Anda dapat dimudahkan untuk mengelola dokumen Anda, termasuk unutk mengedit dan membuat dokumen. Sehingga aplikasi ini dapat dijadikan salah satu pilihan Anda dalam mengelola dokumen di melalui perangkat Android. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Aplikasi Pengelola Berkas Terbaik di Android

Aplikasi Pengelola Berkas Terbaik di Android

Aplikasi Pengelola Berkas Terbaik di Android- Android adalah sistem operasi yang populer di dunia. Android berjalan di berbagai perangkata mobile, seperti smartphone, tablet. Untuk mengelola berbagai berkas yang ada di perangakat android, dibutuhkan aplikasi pengelola berkas. Semua perangkat secara default telah memiliki aplikasi pengelola berkas, namun dengan fitur yang terbatas. Tak heran banyak pengguna yang lebih memilih aplikasi pengelola berkas dari luar. Aplikasi tersebut dapat diunduh di Google Play Store. Berikut Aplikasi Pengelola Berkas Terbaik di Android.

1. ES Pengelola Berkas

Aplikasi pertama adlah ES Pengelola Berkas. Aplikasi ini dirilis oleh ES Global. ES Pengelola Berkas menjadio aplikasi yang populer di kalangan pengguna android. ES Pengelola Berkas dapat mengkategorikan berkas ke dalam video, musik, gambar, dokumen, ApKK, sejarah berbagi dan kategori download. Di aplikasi ini, Anda dapat memanajemen file secara lengkap, termasuk cut, copy, paste, menghapus, mengubah nama, periksa detail berkas, pencarian. Transfer file juga tersedia di aplikasi ES Pengelola Berkas, sehingga memudahkan Anda berbagi berkas dengan pengguna lain. File di perangkat Anda juga dapat dikompres dengan ES Pengelola Berkas. Mendukung dalam format Zip, RAR, Tar, Tar.gz, Tgz, Tar.bz2, dan Tbz. Anda dapat menyambungkan penyimpanan cloud dengan ES Pengelola Berkas, seperti Dropbox, dan Google Drive.

2. File Manager +

Aplikasi pengelola berkas selanjutnya adalah File Manager +. Aplikasi ini dibuat oleh Flashlight + Clock. File Manager + dapat mengelola semua berkas termasuk folder di penyimpanan perangkat Anda, seperti menghapus, copy, paste, mengubah nama, rincian file dan sebagainya. Termasuk dapat mengelola berkas yang ada di kartu SD Anda. File yang dapat dikelola yaitu gambar, dokumen, musik, video, APK. Anda juga dapat mengelola penyimpanan cloud, seperti Dropbox dan Google Drive. Fitur lainnya adalah dapat disambungkan ke PC, sehingga Anda dapat mengelola berkas di Android lewat PC dengan menggunkan FTP (File Transfer Protocol).

3. ASUS File Manager

Aplikasi ketiga adalah ASUS File Manager. Aplikasi ini dirilis oleh ZEN UI, ASUS Computer Inc. Anda dapat mengelola berbagai berkas yang ada di peyimpanan perangkat Anda. Mendukung juga berkas pada penyimpanan di kartu SD, jaringan area lokal dan penyimpanan cloud. Penyimpanan cloud yang didukung yaitu ASUS WebStorage, Dropbox, Google Drive, dan One Drive. Anda dapat melakukan streaming pada berkas di penyimpanan cloud, misalnya musik, video, gambar, dan dokumen. File yang berada di perangkat Anda dapat dikompres dengan mudah melalui ASUS File Manager. Dengan berbagai fitur yang tersedia, termasuk penelusuran file yang mudah, maka ASUS File Manager menjadi aplikasi yang bagus yang bisa Anda gunakan.

4. Mi File Manager

Aplikasi terakhir adalah Mi File Manager. Aplikasi buatan Xiaomi ini menjadi salah satu pilihan yangbisa Anda gunakan unutk mengelola berkas di perangkat android Anda. Mi File Manager dapat digunakan untuk mencari file dengan cepat dan mudah, mengedit file seperti mengganti nama, memindahkan, menghapus, mengkompres, hingga menyalin berkas. Mendukung berbagai format file termasuk video, musik, dokumen, APK dan Zip/RAR. Fitur lainnya yaitu Terkini, dapat digunakan untuk melihat file yang baru-baru ini dibuka. Berkas yang ada di penyimpanan dikategorikan, sehingga dalam pencarian menjadi lebih mudah dan cepat. Mendukung Mi Drop yaitu berbagi file dengan teman tanpa menggunakan internet.

Itulah Aplikasi Pengelola Berkas Terbaik di Android. Dengan menggunakan aplikasi pengelola berkas, Anda dapat mengelola berkas menjdai lebih efisien. Aplikasinya pun setiap saat diperbarui sehingga bisa semakin menambah kualitas aplikasi pengelola berkas. Semoga bermanfaat untuk Anda.