Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android

Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android

Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android- Android telah menjadi sistem operasi yang populer sekarang ini. Banyak orang di seluruh dunia yang menggunakannya. Bahkan bisa berfungsi sebagai alternatif penggunaan PC. Berbagai aplikasi pun tersedia di android. Salah satunya aplikasi office. Aplikasi ini dapat membuat, atau pun mengedit dokumen lewat perangkat android. Berbagai aplikasi office telah tersedia di Android. WPS Office sebagai aplikasi office bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang ingin menggunakannya.

Aplikasi WPS Office dibuat oleh Kingsoft Office Software Corporation. WPS Office menjadi aplikasi yang banyak digunakan dan populer unutk kategori aplikasi produktivitas. Anda dapat membuka berbagai dokumen di WPS Office. Pilih Buka untuk membuka berkas. Terdapat enam kategori berkas, yaitu DOC, PPT, XLS, PDF, TXT dan Lainnya. Anda juga dapat membuka berkas berdasarkan lokasi penyimpanannya, yaitu di penyimpanan internal, Kartu SD, ataupun penyimpanan awan.Setelah memilih salah satu pilihan, misalnya memilih DOC, maka secara otomatis WPS Office akan menampilkan seluruh aplikasi doc di perangkat Anda. Anda juga dapat melakukan pencarian berkas melalui aplikasi ini. Selain itu Anda dapat melihat Tab yang digunakan dengan cara pilih ikon di kanan atas.

Anda dapat membuat berkas melalui aplikasi WPS Office. Pilih ikon bertanda Plus di kanan bawah. Akan muncul enam opsi. Yaitu Pindai Baru, Lembar Bentang Baru, Presentasi Baru, Memo Baru dan Dokumen Baru. Pindai baru berguna untuk membuat bergas dari hasil foto. Sehingga Anda dapat membuat berkas Anda yang sebelumnya berbentuk fisik menjadi berbentuk elektronik. Sehingga Anda dapat membagikan berkas tersebut dengan mudah kepada pengguna lain. Lembar Bentang baru berguna unutk membuat file dengan ekstensi xls, xlsx, csv, et, dan pdf. Anda juga dapat membuat file presentasi dengan WPS Office. Selai itu Anda dapat membuat memo ataupun catatan melalui WPS Office.

Untuk membuat dokumen, pilih opsi Dokumen Baru. Di dalamnya telah tersedia berbagai fitur untuk mengelola dokumen yang Anda buat, seperti fitur Bold, Italic, Underline. Anda dapat memilih font yang digunakan. Dapat mengatur ukuran huruf yang digunakan. Anda dapat mengatur warna teks yang akan digunakan. Terdapat juga fitur Sisipkan, untuk menyisipkan gambar maupun berbagai bentuk Shapes. Terdapat fitur mode malam, sehingga Anda dapat mengetik ataupun membaca menjadi lebih nyaman. Anda juga dapat mengatur border, indentasi dan spasi, membuat hyperlink dan sebagainya.

Jika ingin menyimpan dokumen, pilih ikon save di bagian kiri atas. Anda dapat memlih lokasi penyimpanan dokumen. Setelah itu mengatur nama dokumen dan ekstensi yang akan digunakan. Untuk dokumen, terdapat ekstensi yang didukung yaitu doc, docx, txt, dan pdf. Terdapat fitur enkripsi, sehingga dokumen Anda menjadi lebih aman, dengan cara pilih enkripsikan. Anda akan diminta memasukkan kata sandi untuk dokumen yang akan dienkripsi. Anda dapat mengekspor berkas ke pdf dengan cara pilih laman Aplikasi, pilih Alat PDF, pilih Ekspor ke PDF, kemudian pilih dokumen yang akan dibuat pdf.

Di laman Saya, terdapat tiga opsi, yaitu Masuk Log WPS, Dompet Saya, dan pengaturan. Anda dapat masuk ke WPS melaui akun WPS atau lewat akun Google dan Facebook. Di bagian Pengaturan, terdapat opsi Hapus Semua Riwayat, Kode Akses, dan Tentang. Anda dapat menghapus semua riwayat penggunaan aplikasi WPS dengan cara pilih Hapus Semua Riwayat. Kode Akses berfungsi untuk membuat kata sandi agar bisa masuk ke aplikasi WPS Office. Opsi Tentang berisi rincian aplikasi WPS Office, termasuk jika Anda ingin memperbarui aplikasi.

Itulah Cara Menggunakan Aplikasi WPS Office pada Android. Dengan adanya WPS Office, Anda dapat dimudahkan untuk mengelola dokumen Anda, termasuk unutk mengedit dan membuat dokumen. Sehingga aplikasi ini dapat dijadikan salah satu pilihan Anda dalam mengelola dokumen di melalui perangkat Android. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar
September 21, 2019 at 9:32 AM delete

Indentadi dan spasi itu guna untuk apa ya?

Reply
avatar